Selasa, 06 Agustus 2013
Minggu, 04 Agustus 2013
Sabtu, 03 Agustus 2013
Pemain Terbaik Dunia U-14 Berasal dari Indonesia!
DREAMERSRADIO.COM - Putera terbaik Indonesia
mengharumkan nama bangsa di kancah Internasional. Kali ini, giliran
ranah sepakbola junior yang membawa seorang anak bernama Muhammad
Firman, menjadi pemain terbaik dunia usia 14 tahun. Penghargaan ini
didapatnya setelah membawa Indonesia menjuarai Gothia Cup pada
pertengahan Juli lalu.
Perjalanan Firman bisa menjadi pemain terbaik dunia usia 14 tahun dimulai sejak timnya melumat beberapa tim dari negara lain dengan skor telak seperti saat melawan US Chantily (Amerika Serikat) dengan skor 3-0.
Posisi bermain Firman yakni sebagai striker membuat naluri mencetak golnya dalam ajang tersebut makin menggila. Tercatat, selama berlaga dari tanggal 18 hingga 22 Juli lalu, Firman sukses membukukan sebanyak delapan gol. Ini juga lah yang mengantarkan Firman menjadi top skorer dalam kategori tersebut.
Dengan raihan tersebut, Firman pun sukses menyingkirkan ratusan pemain muda lainnya dari seluruh dunia untuk mendapatkan gelar tersebut. Meskipun gelar itu bukan menjadi tujuan utamanya, kualitas Firman membuktikan bahwa ia memang pantas diganjar pengahargaan tersebut.
(syf)
Jumat, 02 Agustus 2013
Kamis, 01 Agustus 2013
Soal Ahok-Lulung, Jokowi: Jangan Dipanas-panasi
TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo enggan mengomentari panasnya komunikasi antara Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Lulung Lunggana. Keduanya saling berkomentar soal penertiban pedagang kaki lima Pasar Tanah Abang.
Jokowi enggan memperkeruh suasana dengan ikut berkomentar. "Itu jangan dipanas-panasin, biar semua dingin supaya rampung," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, 31 Juli 2013.
Menurut dia, permasalahan pedagang kaki lima di Tanah Abang merupakan masalah ketegasan. Penertibannya juga mengandalkan kerja sama yang baik antara dinas-dinas terkait. Misalnya, PD Pasar Jaya bertugas mendengarkan dan memenuhi aspirasi pedagang soal fasilitas di pasar, Satpol PP menertibkan pedagang dari badan jalan, dan Dinas Perhubungan mengatur arus lalu lintas di sekitar pasar.
"Harus bekerja sama supaya pasar itu tetap ramai," kata Jokowi. Selain itu, penertiban harus berjalan terus-menerus. "Kalau perlu dijaga sampai enam bulan atau setahun, jangan ada pedagang yang keluar," kata dia. Jika ada satu saja pedagang yang lolos, pedagang lainnya akan mengikuti. "Nanti harus mulai dari nol lagi."
ANGGRITA DESYANI
Langganan:
Postingan (Atom)












