Panjaitan XVI

Album Keluarga

Album Keluarga
Media untuk menyampaikan Aspirasi, Cerita, Tulisan, Pendapat, Diskusi,Renungan, Gambar dan Peristiwa
Tampilkan postingan dengan label Wow ?? 02. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wow ?? 02. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2013

Jakarta: Peringkat Ke-11 Kota Paling Rawan Banjir di Dunia

Ilustrasi. Foto: Tempo
RumahCom – Jakarta menduduki peringkat ke-11 kota paling rawan banjir di dunia. Sementara itu, Bangkok yang beberapa tahun lalu dilanda banjir hebat berada di posisi ke-18.

Belum lama ini  para peneliti memeringkat 136 kota di pesisir dengan penduduk lebih dari satu juta jiwa yang paling rawan banjir. Selain itu, mereka juga melihat elevasi kota, distribusi populasi, dan jenis perlindungan banjir yang dimiliki kota tersebut, seperti tanggul atau pemecah gelombang. Demikian berita yang dikutip dari livescience.com.

Mereka kemudian digabungkannya dengan data perkiraan kenaikan permukaan air laut, amblasnya tanah karena penyedotan air tanah, serta proyeksi pertumbuhan penduduk dan perkiraan produk domestik bruto (PDB). Kemudian, mereka menghitung kedalaman air banjir untuk memperkirakan biaya kerusakan yang disebabkan.

Ternyata, kerugian yang dialami kota-kota di dunia akibat banjir ini rata-rata mencapai USD1 triliun per tahun.
Kota yang paling rawan banjir adalah Guangzhou, China, diikuti Mumbai dan Kolkata di India; dan Guayaquil, Ekuador. Hampir semua kota-kota berisiko tertinggi terkena banjir berada di Amerika Utara dan Asia.

Berikut ini daftar 20 kota paling rawan banjir:

1. Guangzhou, China

2. Mumbai, India

3. Kolkata, India

4. Guayaquil, Ekuador

5. Shenzen, China

6. Miami, Amerika Serikat

7. Tianjin, China

8. New York, Amerika Serikat

9. Ho Chi Minh City, Vietnam

10. New Orleans, Amerika Serikat

11. Jakarta, Indonesia

12. Abidjan, Pantai Gading

13. Chennai, India

14. Surat, India

15. Zhanjiang, India

16. Tampa, Amerika Serikat

17. Boston, Amerika Serikat

18. Bangkok, Thailand

19. Xiamen, China

20. Nagoya, Jepang

Anto Erawan

Daftar 10 Mobil Paling Murah Seluruh Dunia

Tata Nano. Foto: AFP
MOBIL murah tak hanya di Indonesia, tapi juga bertebaran di pasar luar negeri. Namun produk-produk tersebut didominasi oleh pabrikan asal Cina. 

Makin meningkatnya kelas menengah di negara berkembang termasuk Indonesia, cepat atau lambat rencana membeli mobil masuk dalam daftar. Bukan tak mungkin, nasihat seperti dilansir perencana keuangan Mike Rini agar konsumen memperhatikan efek biaya yang muncul setelah membeli mobil, mereka abaikan.
Padahal, daya beli kelas menengah baru belum tentu memadai untuk belanja konsumsi sejenis mobil. Karena itu, pilihan paling rasional yang bisa mereka lakukan adalah membeli mobil murah.

Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan mobil murah dan ramah lingkungan. Kendaraan yang masuk dalam kategori ini sesuai kebijakan pemerintah, misalnya, dijual dengan harga maksimal Rp 95 juta. Bahan bakarnya harus irit, yaitu satu liter bisa menempuh 20 kilometer.

Namun, mungkin ada yang benar-benar bakal diabaikan. Seperti tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 33 tahun 2012 Pasal 2 Ayat 2: kewajiban penggunaan bahan bakar dengan kadar  oktan (RON) 92. Ini Artinya bukan didesain untuk mobil berbahan bakar bersubsidi alias premium, melainkan jenis Pertamax yang sesuai harga pasar.

Dengan kondisi ini, tentu pertimbangan Mike Rini wajib masuk pertimbangan prioritas. Biaya operasional setelah membeli mobil harus dihitung dengan cermat.
Di antara daftar mobil murah ini, ada yang bakal beredar di Indonesia dan tampil pada ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia, IIMS 2013 yang bakal digelar dalam beberapa hari ke depan. Namun mungkin, sudah mengalami modifikasi, seperti dilakukan Tata Nano.

Harga mobil murah di Indonesia memang belum semurah di negara-negara lain, seperti Cina dan India.
Berikut ini 10 mobil paling murah sejagat, meski sebagian besar tak beredar di Indonesia. Harga ini adalah harga perkiraan di negara pembuatannya:

10.  Geely LC
Harga: Rp 70,7 juta
Tenaga: 68 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

9. Chery QQ3
Harga: Rp 69,3 juta
Tenaga: 51 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

8. Chery A1
Harga: Rp 66,8 juta
Tenaga: 83 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

7. Uz-Daewoo Matiz
Harga: Rp 61,9 juta
Tenaga: 80 tenaga Kuda
Negara Produsen: Korea Selatan/Uzbekistan

6. Hyundai Santro Xing
Harga: Rp 70,7 juta
Tenaga: 62 tenaga Kuda
Negara Produsen: Korea Selatan/India

5. Changan Benni Mini
Harga: Rp 56,1 juta
Tenaga: 71 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

4. Maruti Alto 800
Harga: Rp 45,7 juta
Tenaga: 48 tenaga Kuda
Negara Produsen: India

3. Zotye Z100
Harga: Rp 45,1 juta
Tenaga: 56 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

2. Maruti 800
Harga: Rp 41,3 juta
Tenaga: 50 tenaga Kuda
Negara Produsen: India

1. Tata Nano
Harga: Rp 31,9 juta
Tenaga: 37 tenaga Kuda
Negara Produsen: India

Penulis: Budi Suryadinata

Kamis, 01 Agustus 2013

Nazaruddin Sebut Trimedya Panjaitan Terlibat Korupsi

 Nazaruddin Sebut Trimedya Panjaitan Terlibat Korupsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammad Nazaruddin kembali menyebut banyak nama anggota DPR yang diduga terlibat kasus korupsi.
Hal itu diungkapkan suami Neneng Sri Wahyuni usai menjalani pemeriksaan tersangka atas dugaan pencucian uang pada pembelian saham PT Garuda Indonesia, Rabu (31/7/2013) malam.
Sedikitnya, Nazaruddin membongkar 12 skandal proyek yang bernilai ratusan miliar bahkan triliunan pada malam tadi. Pada salah satu skandal proyek itu, muncul nama baru yakni anggota DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan.
Belum diketahui jelas Trimedya terlibat kasus apa. Tetapi, nama dia muncul saat Nazaruddin menjelaskan kasus dugaan suap Rp 4 miliar kepada anggota DPR untuk pengurusan anggaran pendidikan Polri Rp 600 miliar. Dimana uang suap Rp 4 miliar itu berasal dari korupsi Simulator SIM.

Selain Trimedya, terkait kasus simulator SIM, Nazaruddin masih menyebut nama Wakil Bendahara Umum Golkar sekaligus anggota komisi III DPR, Bambang Soesatyo, anggota Komisi III DPR Aziz Syamsuddin, Wakil Ketua Komisi VI DPR Benny K Harman dan anggota Fraksi PDIP di DPR Herman Heri.
"Itu semua benar apa yang saya ungkapkan tentang proyek simulator. Tentang keterlibatan Aziz, dimana ngambil uangnya, dimana terimanya. Semua sudah saya jelaskan kepada penyidik. Bamsoet, Herman Heri, Benny K Harman. Tentang Trimedya juga, semua sudah jelaskan detail ke penyidik," kata Nazaruddin.
Selain kasus simulator, Nazaruddin juga mengklaim telah menyerahkan bukti-bukti terkait skandal proyek pengadan E-KTP, proyek pengadaan dan distribusi seragam Hansip di Kementerian Dalam Negeri dan proyek pembelian pesawat Merpati. Dikatakan Nazar, pada tiga kasus itu melibatkan Bandahara Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Sementara pada kasus pembangunan gedung Ditjen Pajak, Nazaruddin mengungkap bahwa "pemainnya" adalah Bendahara Umum PDIP yang juga menjabat sebagai pimpinan Banggar DPR, Olly Dondokambey.
Hingga berita ini dibuat, Tribunnews.com, masih berusaha mengkonfirmasi para pihak terkait yang diungkapkan Nazaruddin.

Nazaruddin ungkap 12 proyek dugaan korupsi ke KPK

 Nazaruddin ungkap 12 proyek dugaan korupsi ke KPK
MERDEKA.COM. Terpidana kasus suap wisma atlet, M Nazaruddin beberkan dugaan sejumlah ladang korupsi yang jadi garapan anggota DPR. Nazaruddin mencatat, ada 12 proyek di pemerintah yang dimainkan para wakil rakyat itu, demi memperkaya diri sendiri.

"Semua saya buka, sudah di-BAP penyidik KPK. nanti kita dukung KPK menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang dilakukan pejabat pemegang kekuasaan di RI," kata Nazaruddin usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (31/7).

Berikut 12 proyek yang diungkap Nazaruddin:

1. Proyek e-KTP senilai Rp 5,8 triliun. Nazaruddin menyebut Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Setya Novanto terlibat dalam proyek ini. Selain Setya, terdapat mantan Ketua Komisi II dan anggotanya turut terlibat.

Menurut Nazaruddin terjadi penggelembungan sebesar 45 persen, yang dibagikan untuk DPR dan menteri-menteri terkait. "Dalam BAP di tangan saya detail disebut," ujarnya.


2. Proyek pembelian pesawat Merpati MA 60 fiktif. Menurut Nazaruddin proyek ini nilainya hampir Rp 2 triliun. Fee dari pembelian proyek itu mengalir ke Partai Demokrat tahun 2010. Selain ke sana, fee proyek itu juga dibagikan ke semua fraksi di DPR. Nazaruddin mengungkapkan jumlah fee yang dibagi nilainya jutaan dollar.

"Tentang proyek pesawat Merpati yang itu juga bagi-baginya di DPR. Waktu itu jutaan dolar dibagi ke semua fraksi, hampir dapat terutama Fraksi Demokrat. Yang dibagikan waktu itu untuk ketua fraksinya," ujarnya.

3. Proyek pembagunan Gedung MK senilai Rp 300 miliar. Proyek ini ditunjuk langsung ke PT Pembangunan Perumahan. Menurut Nazaruddin, ada fee yang diserahkan ke komisi III DPR senilai 7 persen.

Namun, dalam proyek ini Nazaruddin enggan menyebutkan siapa pejabat yang terlibat korupsi.

4. Proyek Diklat MK Rp 200 miliar. Sama seperti proyek pembangunan Gedung, Nazaruddin masih belum mau membeberkan pejabat yang terlibat di dalamnya. Dalam proyek ini, Nazaruddin melakukan penunjukan langsung juga kepada PT PP.

5. Proyek baju hansip. Nazaruddin lagi-lagi menyebut Politikus Golkar Setya Novanto terlibat dalam pengadaan baju hansip. Nazaruddin mengatakan Setya lah yang harus bertanggung jawab atas proyek itu.

6. Proyek gedung pajak. Nazaruddin menyebut proyek ini direkayasa oleh Banggar DPR. Olly Dondokambey yang merupakan Wakil Ketua Banggar DPR pun kena sasaran. Nazaruddin mengatakan proyek yang dimenangkan oleh PT Adhi Karya ini senilai Rp 2,7 triliun.

Selain direkayasa sama Banggar, Nazaruddin juga menuding Dirjen Pajak dari 2007 hingga 2009 juga turut terlibat.

7. Proyek PLTU Kalimantan Timur, dimenangkan PT Adhi Karya pada 2010 dan 2011. Proyek ini senilai Rp 2,3 triliun. Nazaruddin tidak menyebut pejabat siapa saja yang ikut bermain.

8. Proyek PLTU Riau senilai Rp 1,3 triliun. Selain itu, Nazaruddin juga membeberkan dugaan korupsi pada proyek PLTU Kaltim.

9. Proyek Refinery unit RU 4 Cilacap. Nazaruddin mengatakan proyek ini senilai Rp 930 juta dolar.

10. Proyek Simulator SIM. Nazaruddin menjelaskan mengenai proyek simulator SIM seperti yang diakui AKBP Teddy Rusmawan sebesar Rp 4 miliar, dan Rp 2 miliar untuk penunjukan langsung tendet proyek PT CMMA oleh Budi Susanto.

11. Proyek Hambalang berkaitan Wisma Atlet.

"Wisma atlet meledak, uang dibagikan sudah masuk kantong. Sehingga diperlukan biaya menutup perkara ke KPK katanya, lawyer itu proyeknya peralatan olahraga hambalang Rp 9 miliar, padahal gedung belum jadi. Dibuka juga aliran dana ke kongres Demokrat," ujar pengacara Nazaruddin bernama Elsa Syarief..

12. proyek korupsi Pendidikan Nasional (Diknas) di Kemendikbud.

Terkait proyek ini, nampaknya Nazaruddin sangat berhati-hati. Nazaruddin enggan membeberkan pihak yang terlibat dalam proyek ini.
Sumber: Merdeka.com

Sabtu, 06 Juli 2013

Bedanya Jokowi dengan Pejabat Pemukul Pramugari di Pesawat

leh Raden Trimutia Hatta
Posted: 07/06/2013 16:49
Bedanya Jokowi dengan Pejabat Pemukul Pramugari di Pesawat
Liputan6.com, Jakarta : Bila Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Bangka Belitung Zakaria Umar memukul Pramugari Sriwijaya Air Nur Febriani, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo malah bersikap sebaliknya. Seperti apa gaya pria yang karib disapa Jokowi itu saat di pesawat?

Menurut kesaksian Deasy Amrin --seorang blogger yang pernah satu pesawat dengan Jokowi, pria asal Solo itu tidak menunjukkan diri sebagai pejabat saat di pesawat. Deasy mengaku, saat itu ia dan suami sedang bertolak kembali ke Jakarta dari Solo, melalui Bandara Adi Soemarmo pada Minggu 26 Mei lalu.

Saat tengah menunggu giliran masuk pesawat di tengah antrean panjang, tiba-tiba ia dikejutkan oleh suara sedikit gaduh di belakang. Bukan hanya dirinya, hampir semua penumpang menoleh ke arah sumber gaduh itu.

Ternyata, ia melihat sosok Jokowi yang mengenakan celana jeans, kemeja putih bertangan panjang yang digulung. Tanpa diampingi ajudan, Jokowi menyandang sendiri ransel hitamnya di pundak dan ikut antre masuk ke pesawat dengan penumpang lainnya.

"Dia terlihat sedikit lelah, namun secara umum terkesan santai, tenang dan ramah. Pria itu menebar senyuman khasnya. Dia orang nomor satu di DKI, Joko Widodo yang tenar dengan sapaan akrab Jokowi," tulis Deasy di blognya, adesmurf.wordpress.com, yang dikutip Liputan6.com, Jumat (7/6/2013).

Kelas Ekonomi

Keheranan Deasy tak sampai di situ. Ia mengaku menyaksikan sesuatu yang langka di negeri ini, seorang pejabat publik terkemuka ikut di dalam antrean masuk ke pesawat, untuk kemudian duduk di bangku belakang: kelas ekonomi!

"Baru kali ini saya duduk lebih depan daripada seorang pejabat. Bukan tanpa alasan. Sudah terlalu sering saya menyaksikan bagaimana pongahnya perangai para penguasa ketika menggunakan fasilitas publik. Jangankan mereka, para asisten dan lingkaran terdekatnya juga kerap bertingkah berlebihan, selalu minta dilayani, diistimewakan dan dimaklumi setiap kali mereka hadir. Tidak banyak yang lebih memuakkan dari hal tersebut," papar Deasy yang berprofesi sebagai Psikolog itu.

Jokowi, sambung Deasy, saat itu datang seorang diri tanpa kawalan. Sikap tubuhnya begitu alami, tenang dan apa adanya. Ia membaur dengan orang lain tanpa rasa canggung atau kedekatan buatan ala pejabat pada umumnya.

"Sikap yang saya yakini hanya bisa muncul lewat adanya keinginan tulus untuk menghargai orang lain, dari hatinya," lanjut Deasy.

Turun dari pesawat, sambungnya, Jokowi pun mengikuti jalur umum. "Ikut antre, turun tangga, dan menaiki bus bandara yang mengantarkan ke terminal kedatangan; seorang diri," ungkapnya.

"Kepala saya langsung berhitung mengalkulasi taksiran biaya yang bisa dihemat antara perjalanan beliau dibandingkan dengan para pejabat yang memerlukan antek-antek dan tetek bengek yang lebih ke arah tiada manfaat itu," tambah Deasy.

Apa yang diungkapkan Deasy, bertolak belakang dengan yang dilakukan Kepala BKPMD Bangka Belitung Zakaria Umar. Ia tega memukul pramugari Sriwijaya Air Nur Febriani. Zakaria tak terima karena ditegur lantaran menggunakan ponsel dalam pesawat.

Akibat dipukul Zakaria dengan koran, Febri pun mengalami luka lebam di belakang telinganya. Saat ini, Zakaria yang menjadi tersangka penganiayaan sejak kemarin itu masih ditahan di Mapolsek Pangkalan Baru, Bangka Belitung.

Polisi sudah memeriksa saksi korban dan saksi lainnya untuk menelusuri kronologi kasus ini. Zakaria dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. (Mut)

Gunther IV, Anjing Terkaya Sedunia dengan Harta Rp 3,7 Triliun

Liputan6.com, Quebec : Sebagai bentuk rasa sayangnya, seorang bangsawan asal Jerman Karlotta Lieberstein mewariskan hartanya senilai US$ 372 juta atau sekitar Rp 3,7 triliun kepada anjingnya Gunther III.
Setelah Gunther III tewas, uang tersebut dialihkan pada anaknya Gunther IV, yang kini menjadi anjing terkaya di dunia.
Seperti dikutip dari therichest.com, Jumat (5/7/2013), Gunther IV saat ini memiliki beberapa properti atas namanya termasuk rumah bekas Madonna di Miami, Amerika Serikat. Tak hanya itu, Gunther IV juga bisa menikmati sebuah vila di Bahama lengkap dengan pelayan-pelayan handal.
Gunther IV tinggal dengan gaya hidup mewah dan steak menjadi makanannya sehari-hari. Dia merupakan anjing peliharaan paling beruntung, karena mendapat kasih sayang dan perawatan yang super elegan.
Lieberstein sendiri dikenal sebagai pencinta hewan sejati. Maka tak heran saat dia merelakan begitu saja seluruh hartanya jatuh ke tangan seekor anjing. Meski begitu, hal tersebut cukup mencengangkan dunia. Bayangkan saja, ada seekor anjing yang jumlah kekayaannya jauh melebihi yang Anda miliki.
Selain Gunther IV, terdapat beberapa anjing lain yang terdaftar dalam 10 hewan peliharaan terkaya di dunia. Diantaranya adalah Pontiac dengan jumlah harta US$ 5 juta, dan Trouble, US$ 2 juta. Tak hanya Gunther IV dan kawanan anjing lainnya, bahkan ayam pun masuk kedalam deretan peliharaan terkaya di dunia. (Sis/Ndw)

Ikan Berusia 200 Tahun Tertangkap di Alaska


Oleh: Marc Lallanilla | LiveScience.com

Pada 1813, ketika James Madison menjabat sebagai presiden Amerika Serikat, rakyat AS menduduki wilayah Fort George di Kanada (akibat perang 1812), dan seekor ikan karang dilahirkan di suatu tempat di Pasifik Utara.

Dua ratus tahun kemudian, ikan karang yang sama tersebut tertangkap di lepas pantai Alaska oleh seorang warga asal Seattle, Henry Liebman. Kemungkinan besar, inilah ikan karang tertua yang pernah ditangkap.

Troy Tydingco dari Alaska Department of Fish and Game mengatakan kepada Daily Sitka Sentinel bahwa rekor usia tertua ikan karang shortraker (Sebastes borealis) adalah 175 tahun, namun ikan tersebut “lebih muda dari ikan yang ditangkap Henry.”

“Ikan itu memiliki panjang 83 sentimeter, sementara ikan yang ditangkap Henry memiliki panjang hampir 104 sentimeter — jadi kemungkinan besar ikan Henry lebih tua,” ujar Tydingco.

Sampel ikan tersebut sudah dikirim ke sebuah laboratorium di Juneau, untuk menentukan berapa usia pastinya.

Ilmuwan dapat memperkirakan usia seekor ikan dengan meneliti tulang telinga ikan yang dikenal dengan istilah otolit, yang terdiri dari cincin pertumbuhan (mirip dengan lingkaran tahun yang ada di dalam batang pohon).

Umur panjang hewan hingga saat ini masih menjadi teka-teki bagi para ahli biologi. Beberapa peneliti menemukan, hewan-hewan yang berukuran lebih kecil dalam satu spesies cenderung memiliki umur panjang dibandingkan saudara mereka yang berukuran lebih besar. Hal ini kemungkinan karena pertumbuhan sel yang tidak normal yang disertai dengan ukuran tubuh yang lebih besar dan risiko penyakit kanker.

Hewan tertua yang berhasil ditemukan dalam keadaan hidup adalah kerang remis (quahog clam) yang diambil dari perairan di lepas pantai Islandia. Moluska berukuran mungil tersebut diperkirakan berusia 400 tahun.

Dengan berat 17,73 kilogram, ikan yang berhasil ditangkap Liebman kemungkinan juga dapat memecahkan rekor sebagai ikan karang terbesar yang pernah ditangkap.

“Saya tahu ikan ini sangat besar, namun saya baru tahu ikan ini memecahkan rekor ketika saya dalam perjalanan pulang — kami membaca buku panduan Alaska yang ada di dalam kapal,” ujar Liebman kepada Sentinel.

Sentinel mengatakan, Henry berencana mengawetkan ikan tersebut, agar ia dapat terus menceritakan kisah tentang ikan yang telah membuatnya terkenal tersebut.

Rabu, 13 Maret 2013

Kisah Densus 88: Biasa Memburu, Kini Diburu

Oleh: Fachrurrozi

SEBUAH video aksi kekerasan sejumlah pria berseragam Kepolisian RI tiba-tiba membetot perhatian publik. Sejumlah pria bertelanjang dada yang tertangkap, ada di antaranya dengan bagian tubuh tertembus peluru, diperlakukan dengan kasar oleh para pria berseragam itu.

Dalam kondisi lemah, mereka diinjak sambil diinterogasi. Secuplik kisah ini muncul dalam rekaman gambar hampir berdurasi lima menit yang nongol di jejaring sosial YouTube.

Publik pun ramai membincangkan sembari menunjuk – sesuai tajuk video yang diunggah – Detasemen Antiteror (Densus) 88 sebagai pelaku utama kekerasan tersebut. Namun Kepala Kepolisian RI, Jenderal Timur Pradopo membantah. “Itu anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah,” tandasnya. Memang, tempat kejadian peristiwanya ada di Poso,  Sulawesi Tengah. Namun Densus 88 terlanjur menjadi sorotan publik.

Bagaimana kisah pasukan pemburu pelaku aksi teror yang kerap menggunakan topeng saat melakukan penangkapan ini?

Jadi Bintang usai Bom Bali
Pasukan dengan anggota tak lebih dari 400 orang ini dibentuk sebagai respons atas peristiwa peledakan bom di Jalan Legian, Kuta, Bali, pada 2002. Peristiwa ini mengakibatkan lebih dari 200 orang meninggal dunia, sebagian di antaranya adalah warga negara asing.

Dari peristiwa ini, pemerintah memandang bahwa ancaman aksi terorisme di Indonesia makin serius. Peristiwa yang dikenal dengan Bom Bali 1 itu merupakan klimaks, sampai akhirnya dikeluarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Terorisme.

Instruksi ini dipicu oleh maraknya teror bom hebat sejak 2001. Aturan ini kemudian dipertegas dengan diterbitkannya paket Kebijakan Nasional terhadap pemberantasan terorisme dalam bentuk Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 dan 2 Tahun 2002.

Peraturan pengganti itu pun ditetapkan menjadi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dari sinilah lahirnya Detasemen Khusus 88, melalui surat keputusan Kepala Kepolisian RI Jenderal Da’i Bachtiar mengeluarkan Surat Keputusan Nomor  30/VI/2003 tertanggal 20 Juni 2003.


Dari satu perburuan ke perburuan lain
Dalam beragam aksinya, pasukan khusus yang ikut dilatih oleh badan intelijen Amerika (CIA dan FBI) itu didukung persenjataan dan peralatan pendukung canggih. Di antaranya, seperti senapan serbu Colt M4 5.56 mm, Steyr AUG (senapan penembak jitu), Armalite AR-10, serta shotgun Remington 870 buatan Amerika Serikat.

Dengan beragam peralatan mutakhir anggota Densus 88 seperti memburu mitos di tengah masyarakat. Nama dr Azahari dan Noordin M. Top pada awalnya juga seperti bayang-bayang bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Namun Densus 88 membuktikan bahwa wujud mereka ada.

Melalui sebuah drama penggerebekan di Batu, Malang, Jawa Timur, Azahari yang dituding sebagai biang teroris paling dicari di Indonesia, tewas. Semua aksi ini secara lengkap disiarkan televisi laiknya adegan pada film aksi Hollywood, lengkap dengan adu tembak dan sesekali ledakan besar.

Nama lain yang ikut melambungkan Densus 88 adalah sejumlah terduga teroris yang dianggap masuk dalam “Lingkaran 1 Azahari”. Sebut saja di antaranya, Noordin M. Top yang sempat beberapa kali lolos penggerebekan.

Selanjutnya adalah rangkaian penyerbuan dan penangkapan sejumlah orang yang dituduh sebagai teroris. Sejak peristiwa naas Bom Bali 1, sudah lebih dari 800-an terduga teroris ditangkap, yang hampir 10 persennya tewas di tempat.

Dari pelaku peristiwa bom Bali II, pengeboman Kedutaan Australia, hingga ledakan di Hotel J.W Marriot. Terakhir adalah penangkapan Ali Sanang alias Papa Kairul, terduga teroris yang dianggap jaringan Poso, Sulawesi Tengah, pada Januari 2013. Ali merupakan satu dari 24 target yang masuk dalam daftar perburuan Densus 88.

Jaringan ini dituding terlibat dalam beberapa latihan dan aksi teror di Poso. Begitulah kisah seterusnya perburuan Densus 88. Masyarakat cukup harus menerima bahwa mereka yang ditangkap, baik dalam kondisi hidup ataupun mati adalah para teroris.

Lewat beragam aksinya, nama Densus 88 terus makin populer.

Tapi kini, rupanya giliran para pemburu itu yang diburu. Aksi mereka yang tak tampak di permukaan, lagi-lagi kecuali saat drama penangkapan yang disiarkan langsung oleh televisi, kali ini dapat tandingan publikasi. Sedikitnya ada dua video amatir merekam aksi pria berseragam yang dianggap sebagai kelompok Densus 88 sedang melakukan tindakan menyiksa.

Banyak masyarakat minta agar pasukan khusus itu dibubarkan, terutama lantaran aksinya yang dianggap melanggar hak asasi manusia. Kali ini, untuk kedua kalinya, desakan datang dari sejumlah organisasi massa Islam.

Berkumpul di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah akhir minggu pertama Maret misalnya, 27 organisasi massa yang tergabung dalam Silaturrahmi Ormas Lembaga Islam atau SOLI minta Densus 88 dievaluasi. Kalau perlu dibubarkan atas dugaan pelanggaran HAM berat.

Anggota ormas yang terkemuka dalam kelompok itu, di antaranya: Majelis Ulama Indonesia Pusat, Pimpinan Pusat Muhammadiya, Muslimat NU, Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), DPP Syarikat Islam, PP Matla’ul Anwar, serta Al Irsyad.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan oleh Marwah Daud Ibrahim, Ketua Presidium ICMI, Densus 88 telah terbukti (tindakannya) melampaui kepatutan maupun kepantasan dan batas perikemanusiaan. “Sebagian terekam dalam video yang beredar. Densus 88 telah menelan banyak korban serta menimbulkan kesedihan, luka dan trauma yang mendalam.”

Tokoh organisasi Islam seperti Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiah ikut mendampingi penyampaian sikap itu. “Kami mendesak pemerintah untuk mengaudit kinerja (termasuk keuangan) lembaga tersebut (Densus 88),” ujarnya.

Desakan seperti ini terus muncul melalui pemberitaan. Densus 88 sedang diburu agar dibubarkan. Tapi Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komjen Sutarman menjawab tegas: “Ada orang-orang tertentu, khususnya teroris, yang menghendaki Densus dibubarkan."

Bahkan katanya, jika Densus 88 dibubarkan, peristiwa bom bisa terulang lagi. Duh!