Panjaitan XVI

Album Keluarga

Album Keluarga
Media untuk menyampaikan Aspirasi, Cerita, Tulisan, Pendapat, Diskusi,Renungan, Gambar dan Peristiwa
Tampilkan postingan dengan label Berita 02. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita 02. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Mei 2015

Diberi Marga oleh Tokoh Adat Karo, Nama Panglima TNI Jadi Moeldoko Ginting

Diberi Marga oleh Tokoh Adat Karo, Nama Panglima TNI Jadi Moeldoko Ginting

Medan, - Panglima TNI Jenderal Moeldoko kini mendapat marga Batak baru. Praktis, namanya sekarang menjadi Moeldoko Ginting.

Pemberian nama ini dilakukan saat Moeldoko mengunjungi lokasi relokasi korban letusan Gunung Sinabung, di Siosar, Kabupaten Merek, Karo, Sumatera Utara, Jumat (22/5/2015). Dia diberi marga oleh tokoh adat Karo, Malem Ukur Ginting.

"Pak Moeldoko kami berikan marga, marga Ginting. Jadi sekarang Bapak bernama lengkap Jenderal Moeldoko Ginting," kata Malem dalam sambutannya di lokasi.

Malem berharap persaudaraan Moeldoko dengan masyarakat Karo tetap Abadi. Moeldoko sangat berterimakasih terhadap pemberian marga kepadanya itu.

"‎Saya ucapkan terimakasih atas pemberian marga Ginting. Majua jua (salam khas Karo)!" kata Moeldoko.

‎Moeldoko juga dikenakan pakaian adat Karo berupa penutup kepala Bulang-bulang‎ dan pakaian lainnya. Dia diharapkan jadi seorang Petuah alias Pemimpin masyarakat Karo.

Moeldoko datang ke lokasi untuk meletakan batu pertama pembangunan gereja. Dia juga meninjau pembangunan rumah relokasi bagi korban letusan Gunung Sinabung.

Ada 113 rumah yang sudah dibangun. Rencananya jumlah akan dilengkapi menjadi 370, segera.‎ Moeldoko memohon agar masyarakat pengungsi bisa menempati rumah yang sudah selesai dibangun. TNI siap memfasilitasi kepindahan mereka.

"‎Saya mohon selaku Panglima TNI, agar Bapak Ibu bisa segera pindah ke sini. Kasihan bila tidak mau pindah (dari lokasi yang berbahaya) anak-anak bisa terkena Ispa (penyakit saluran pernafasan)," katanya.

Ngomong-ngomong, kenapa Moeldoko diberi marga Ginting dan bukan marga yang lainnya?

‎"Warga di sini yang minta. Karena sebelumnya Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Pak Syamsul Maarif dapat marga Sembiring Depari," kata Malem Ukur Ginting kepada wartawan.

Prajurit di Pulau Rondo Hidup Prihatin, Panglima TNI: Akan Kita Evaluasi

Prajurit di Pulau Rondo Hidup Prihatin, Panglima TNI: Akan Kita Evaluasi

Jakarta - Tak hanya kesulitan berpatroli, namun para prajurit TNI penjaga perbatasan di Pulau Rondo, Nangroe Aceh Darussalam, juga melakoni hari-harinya secara kelewat bersahaja. Kesulitan air adalah permasalahan vital yang mereka hadapi. Panglima TNI bereaksi.

"Bagaimana prajurit kami di perbatasan? Kami juga melihat kesulitan yang mereka hadapi. Contohnya kemarin waktu kami kunjungi Pulau Rondo," kata Moeldoko di kata Moeldoko di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015)‎.

Moeldoko menyatakan akan segera mengevaluasi hasil kunjugannya ke Pulau Rondo, pada Kamis (21/5) kemarin.‎ Dengan demikian, kerja-kerja mereka juga bisa lebih maksimal.

"‎Air pun tidak ada di sana, dia harus membeli air dari luar. Speed Boat (untuk patroli) juga tidak dimiliki. Maka kita akan lakukan evaluasi 'deployment (pengerahan pasukan)' yang ada di situ," kata Moeldoko.

‎Dia akan menempatkan personel di titik nol Indonesia guna menjaga perbatasan, dengan mengamati pergerakan yang terjadi. Perkara kesejahteraan prajurit ‎juga telah disusun dalam Rencana Strategis Pembangunan Kesejahteraan Prajurit.

Isinya berkaitan dengan perumahan prajurit, sistem penggajian, jaminan kesehatan, dan pendidikan. "Yang kita ingin ke depan, bagaimana prajurit TNI bisa profesional tetapi tidak menghadapi kesulitan dalam hidupnya," kata Moeldoko.

Untuk kawasan Aceh secara luas, Moeldoko juga akan meremajakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Bumi Serambi Mekah itu. Dia melihat masih ada tank tua di Aceh, yakni AMX 13 buatan Prancis tahun 50'an hingga 60'an.

‎"Saya melihat alutsista di Aceh itu sangat tua. Kita masih menggelar AMX 13 di sana. Berikutnya beberapa persenjataan yang perlu mendapatkan atensi untuk segera diganti. Saya pikir dengan hasil tinjauan ini kita akan segera melakukan perubahan-perubahan berbagai alutsista di sana untuk diremajakan," tutur Moeldoko.

Senin, 16 September 2013

Jakarta: Peringkat Ke-11 Kota Paling Rawan Banjir di Dunia

Ilustrasi. Foto: Tempo
RumahCom – Jakarta menduduki peringkat ke-11 kota paling rawan banjir di dunia. Sementara itu, Bangkok yang beberapa tahun lalu dilanda banjir hebat berada di posisi ke-18.

Belum lama ini  para peneliti memeringkat 136 kota di pesisir dengan penduduk lebih dari satu juta jiwa yang paling rawan banjir. Selain itu, mereka juga melihat elevasi kota, distribusi populasi, dan jenis perlindungan banjir yang dimiliki kota tersebut, seperti tanggul atau pemecah gelombang. Demikian berita yang dikutip dari livescience.com.

Mereka kemudian digabungkannya dengan data perkiraan kenaikan permukaan air laut, amblasnya tanah karena penyedotan air tanah, serta proyeksi pertumbuhan penduduk dan perkiraan produk domestik bruto (PDB). Kemudian, mereka menghitung kedalaman air banjir untuk memperkirakan biaya kerusakan yang disebabkan.

Ternyata, kerugian yang dialami kota-kota di dunia akibat banjir ini rata-rata mencapai USD1 triliun per tahun.
Kota yang paling rawan banjir adalah Guangzhou, China, diikuti Mumbai dan Kolkata di India; dan Guayaquil, Ekuador. Hampir semua kota-kota berisiko tertinggi terkena banjir berada di Amerika Utara dan Asia.

Berikut ini daftar 20 kota paling rawan banjir:

1. Guangzhou, China

2. Mumbai, India

3. Kolkata, India

4. Guayaquil, Ekuador

5. Shenzen, China

6. Miami, Amerika Serikat

7. Tianjin, China

8. New York, Amerika Serikat

9. Ho Chi Minh City, Vietnam

10. New Orleans, Amerika Serikat

11. Jakarta, Indonesia

12. Abidjan, Pantai Gading

13. Chennai, India

14. Surat, India

15. Zhanjiang, India

16. Tampa, Amerika Serikat

17. Boston, Amerika Serikat

18. Bangkok, Thailand

19. Xiamen, China

20. Nagoya, Jepang

Anto Erawan

Daftar 10 Mobil Paling Murah Seluruh Dunia

Tata Nano. Foto: AFP
MOBIL murah tak hanya di Indonesia, tapi juga bertebaran di pasar luar negeri. Namun produk-produk tersebut didominasi oleh pabrikan asal Cina. 

Makin meningkatnya kelas menengah di negara berkembang termasuk Indonesia, cepat atau lambat rencana membeli mobil masuk dalam daftar. Bukan tak mungkin, nasihat seperti dilansir perencana keuangan Mike Rini agar konsumen memperhatikan efek biaya yang muncul setelah membeli mobil, mereka abaikan.
Padahal, daya beli kelas menengah baru belum tentu memadai untuk belanja konsumsi sejenis mobil. Karena itu, pilihan paling rasional yang bisa mereka lakukan adalah membeli mobil murah.

Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan mobil murah dan ramah lingkungan. Kendaraan yang masuk dalam kategori ini sesuai kebijakan pemerintah, misalnya, dijual dengan harga maksimal Rp 95 juta. Bahan bakarnya harus irit, yaitu satu liter bisa menempuh 20 kilometer.

Namun, mungkin ada yang benar-benar bakal diabaikan. Seperti tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 33 tahun 2012 Pasal 2 Ayat 2: kewajiban penggunaan bahan bakar dengan kadar  oktan (RON) 92. Ini Artinya bukan didesain untuk mobil berbahan bakar bersubsidi alias premium, melainkan jenis Pertamax yang sesuai harga pasar.

Dengan kondisi ini, tentu pertimbangan Mike Rini wajib masuk pertimbangan prioritas. Biaya operasional setelah membeli mobil harus dihitung dengan cermat.
Di antara daftar mobil murah ini, ada yang bakal beredar di Indonesia dan tampil pada ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia, IIMS 2013 yang bakal digelar dalam beberapa hari ke depan. Namun mungkin, sudah mengalami modifikasi, seperti dilakukan Tata Nano.

Harga mobil murah di Indonesia memang belum semurah di negara-negara lain, seperti Cina dan India.
Berikut ini 10 mobil paling murah sejagat, meski sebagian besar tak beredar di Indonesia. Harga ini adalah harga perkiraan di negara pembuatannya:

10.  Geely LC
Harga: Rp 70,7 juta
Tenaga: 68 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

9. Chery QQ3
Harga: Rp 69,3 juta
Tenaga: 51 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

8. Chery A1
Harga: Rp 66,8 juta
Tenaga: 83 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

7. Uz-Daewoo Matiz
Harga: Rp 61,9 juta
Tenaga: 80 tenaga Kuda
Negara Produsen: Korea Selatan/Uzbekistan

6. Hyundai Santro Xing
Harga: Rp 70,7 juta
Tenaga: 62 tenaga Kuda
Negara Produsen: Korea Selatan/India

5. Changan Benni Mini
Harga: Rp 56,1 juta
Tenaga: 71 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

4. Maruti Alto 800
Harga: Rp 45,7 juta
Tenaga: 48 tenaga Kuda
Negara Produsen: India

3. Zotye Z100
Harga: Rp 45,1 juta
Tenaga: 56 tenaga Kuda
Negara Produsen: Cina

2. Maruti 800
Harga: Rp 41,3 juta
Tenaga: 50 tenaga Kuda
Negara Produsen: India

1. Tata Nano
Harga: Rp 31,9 juta
Tenaga: 37 tenaga Kuda
Negara Produsen: India

Penulis: Budi Suryadinata

Mobil Murah Dinilai Sebagai Program Gila Pemerintah Pusat

 Mobil Murah Dinilai Sebagai Program Gila Pemerintah Pusat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program mobil murah dan ramah lingkungan yang diluncurkan pemerintah dianggap sebagai sebuah agenda gila. Sebab,untuk konteks Jakarta yang sedang berperang melawan kemacetan, tentunya kebijakan pemerintah pusat ini menjadi batu sandungan untuk kebijakan pemerintah DKI. 

Jakarta saat ini berpenduduk lebih kurang 10 juta jiwa dengan jumlah motor yang hampir setara jumlah penduduk yakni 9,8 juta unit, dan mobil 2,5 juta unit. Sementara kabarnya sejak peluncuran beberapa waktu lalu, sudah 17.557 unit mobil murah terjual dan sekarang ditambah lagi 7.000 unit pesanan yang disumbang dari wilayah Jakarta saja.

"Ini gila!dalam tempo beberapa minggu saja sudah besar jumlah tambahan mobil di DKI. Anda bayangkan, bagaimana lagi kemacetan yang akan kita hadapi?cari parkir mobil saja sudah sulit, polusi sudah parah, orang bakal terjebak di jalanan dan terlambat kerja, serta aktivitas ekonomi lainnya menjadi terhalang. Saya perhitungkan ini akan berdampak buruk bagi produktifitas perekonomian secara keseluruhan," kata Calon Senator DKI Jakarta, Rommy dalam pernyataannya kepada Tribunnews, Minggu(15/9/2013).
Kondisi lebih parah lagi kata Rommy akibat adanya program mobil murah, konsumsi bahan bakar akan semakin tinggi, kebutuhan BBM (bahan bakar minyak) minyak mobil per bulan 200 liter dan motor 20 liter per bulan.

"Saya pikir, ini alamat bahwa program penghematan bahan bakar nasional akan gagal. Bisa lebih banyak kita impor minyak dari luar. Jadi, bukan menyelesaikan masalah transportasi, tapi justru bertambah runyam. Saya masih mempertanyakan soal solusi yang ditawarkan Menteri perindustrian soal kemeratan distribusi mobil murah ke daerah diluar Jakarta. Buktinya, dari segi pesanan, tetap saja DKI penyumbang terbesar," kata Rommy.

Alasan pemerintah meluncurkan mobil murah demi rakyat miskin dipandang Rommy justru salah. Sebaliknya, dengan adanya program mobil murah ujung-ujungnya juga beban bagi masyarakat miskin dan juga bagi pemerintah dalam segi kemacetan dan penyediaan bahan bakar.
Jika dilihat dari kebutuhan lanjut Rommy masyarakat miskin sehari-hari berjuang memenuhi kebutuhan primer dan sekunder. Bagi mereka, mobil masih masuk kategori barang tersier.
"Akan dikhawatirkan, maka demi konsumerisme dan budaya materialisme, mereka pun akan membeli dengan kredit dan menimbulkan masalah baru lagi, seperti misalnya akan berdampak pada tuntutan untuk penurunan harga BBM, tuntutan kenaikan gaji yang mungkin tidak sanggup dipenuhi oleh pengusaha," katanya.

Rommy juga menyayangkan pernyataan Menteri Perindustrian MS Hidayat yang menyampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, bahwa Jokowi harus memberikan hak bagi warganya yang miskin untuk membeli mobil murah bertolak belakang pula dengan pernyataannya bahwa jika mobil murah ini memakai premium maka dua tahun saja akan rusak, oleh karena itu bahan bakarnya harus pakai Pertamax.
"Sungguh pernyataan yang tidak konsisten, bahwa disatu sisi mobil ini diperuntukkan untuk kalangan miskin, namun disisi lain, mobil ini harus menggunakan BBM kualitas nomor satu yakni pertamax yang harganya paling mahal dibanding premium atau solar. Dari sisi ini saja saya menilai ini akan menimbulkan masalah baru," kata Rommy.

Semestinya kata Rommy, menyediakan transportasi publik yang baik dan aman harus diutamakan, bukannya meluncurkan mobil murah.
"Ini justru mendorong orang memakai kendaraan pribadi. Saya pikir lebih bijak dengan mendukung program pak Jokowi-Basuki untuk memperbaiki sistem transportasi publik yang bagus dan murah serta aman bagi pengguna serta menambah ruas jalan. Program DKI saat ini yang berupaya membuat system pelayanan transportasi publik yang murah dan terintegrasi harusnya ditiru daerah-daerah lain, karena ukuran kemakmuran seharusnya bukan lagi dari kepemilikan mobil. Bukannya malah mendorong orang miskin membeli mobil, tapi harusnya mendorong mereka untuk investasi ke pendidikan dan perekonomian," kata Rommy.

Akan tetapi karena sudah telanjur menjadi program nasional dengan mitranya pihak swasta otomotif. Jadi, untuk DKI, saran Rommy yang bisa dilakukan untuk membendung persoalan yang ditimbulkan dari kebijakan mobil murah pemerintah pusat adalah dengan segera melaksanakan sosialisasi pengenaan pajak progresif bagi pemilik kendaraan, perbaikan transportasi bus sedang dan Trans Jakarta, juga penerapan sistem jalan berbayar, pengenaan biaya parker yang tinggi, maupun penerapan plat mobil ganjil genap.
Namun, kesemuanya ini harus benar-benar dilaksanakan dengan syarat fasilitas transportasi massal juga baik, agar masyarakat benar-benar bisa berpindah menggunakan transportasi umum.

Ini, Kampanye Negatif Bagi Kopi Luwak RI

PLASADANA.COM - Kopi luwak yang diharapkan menjadi produk kopi unggulan Indonesia kini diterpa isu negatif. Sebuah reportase yang dilakukan BBC menyebutkan produksi kopi ini mencerminkan perilaku keji terhadap hewan. 

Penyelidikan yang dilakukan wartawan BBC, Guy Lynn dan Chris Rogers, memperlihatkan bahwa musang-musang yang makan biji kopi tersebut dikurung dalam kandang. Dengan demikian, liputan ini meyakinkan para ahli bahwa kopi luwak yang dijual di Eropa khususnya London diproduksi dari musang peliharaan di kandang. Padahal sebelumnya kopi luwak dipromosikan sebagai kopi yang berasal dari musang liar.
Reportase ini juga menyebutkan kondisi musang yang dipelihara dalam kandang sangat menyedihkan. Kandangnya amat tandus, kotor, dan tidak ada tempat untuk memanjat. Padahal hewan liar ini membutuhkan tempat yang leluasa untuk menyalurkan perilaku agresif yang mereka butuhkan.

Guy Lynn dan Chris Rogers -yang menyamar sebagai pembeli- berkunjung ke beberapa peternak di Takengon, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, maupun Sidikalang di Sumatra Utara, dan pengekspor kopi luwak di Medan. Mereka melaporkan musang-musang berada dalam kondisi kandang yang buruk dan bahkan ada musang yang dalam keadaan terluka.

Dr Neil D'Cruze, dari Masyarakat Perlindungan Hewan Dunia, yang menyaksikan video laporan menyatakan bahwa musang-musang itu berada dalam konsidi tertekan dan menyedihkan. "Hewan liar ini memiliki perilaku yang mereka butuhkan dan harus diungkapkan," tuturnya.
Salah satu peternakan kandang yang dikunjungi BBC di Takengon mengaku memasok kopi luwak ke Sari Makmur, sebuah perusahaan ekspor yang meyebutkan kopi luwak mereka bersumber dari hewan liar. Wakil Direktur Sari Makmur, Andy Spranoto, mengaku kepada BBC bahwa mereka tidak bisa mengendalikan semua sumber dari kopi luwak yang mereka terima. Mereka memang bertanya kepada para peternak apakah kopi luwak alami atau bukan namun tidak diperiksa lebih lanjut.
"Terus terang saja, kami tidak terlalu bersemangat menjualnya sebagai Luwak Liar karena kami tidak bisa memastikannya," tutur Spranoto.

Sari Makmur memiliki operasi produksi kopi luwak sendiri, Wahana -yang tidak dikunjungi BBC- dan dijual dengan merek Wahana Luwak, yang antara lain bisa ditemukan di pusat pertokoan mewah Harrods di London.
Saat ini popularitas kopi luwak meningkat di seluruh dunia setelah masuk program TV terkenal di Amerika Serikat, Oprah Winfrey, dan dalam film The Bucket List. Di London, misalnya, harga secangkir kopi luwak bisa mencapai £60 atau sekitar Rp900.000 lebih untuk satu cangkir.
Apakah isu ini bakal menghancurkan pasar kopi luwak?

Penulis: Peppy Ramadhyaz

Kamis, 01 Agustus 2013

Nazaruddin Sebut Trimedya Panjaitan Terlibat Korupsi

 Nazaruddin Sebut Trimedya Panjaitan Terlibat Korupsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammad Nazaruddin kembali menyebut banyak nama anggota DPR yang diduga terlibat kasus korupsi.
Hal itu diungkapkan suami Neneng Sri Wahyuni usai menjalani pemeriksaan tersangka atas dugaan pencucian uang pada pembelian saham PT Garuda Indonesia, Rabu (31/7/2013) malam.
Sedikitnya, Nazaruddin membongkar 12 skandal proyek yang bernilai ratusan miliar bahkan triliunan pada malam tadi. Pada salah satu skandal proyek itu, muncul nama baru yakni anggota DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan.
Belum diketahui jelas Trimedya terlibat kasus apa. Tetapi, nama dia muncul saat Nazaruddin menjelaskan kasus dugaan suap Rp 4 miliar kepada anggota DPR untuk pengurusan anggaran pendidikan Polri Rp 600 miliar. Dimana uang suap Rp 4 miliar itu berasal dari korupsi Simulator SIM.

Selain Trimedya, terkait kasus simulator SIM, Nazaruddin masih menyebut nama Wakil Bendahara Umum Golkar sekaligus anggota komisi III DPR, Bambang Soesatyo, anggota Komisi III DPR Aziz Syamsuddin, Wakil Ketua Komisi VI DPR Benny K Harman dan anggota Fraksi PDIP di DPR Herman Heri.
"Itu semua benar apa yang saya ungkapkan tentang proyek simulator. Tentang keterlibatan Aziz, dimana ngambil uangnya, dimana terimanya. Semua sudah saya jelaskan kepada penyidik. Bamsoet, Herman Heri, Benny K Harman. Tentang Trimedya juga, semua sudah jelaskan detail ke penyidik," kata Nazaruddin.
Selain kasus simulator, Nazaruddin juga mengklaim telah menyerahkan bukti-bukti terkait skandal proyek pengadan E-KTP, proyek pengadaan dan distribusi seragam Hansip di Kementerian Dalam Negeri dan proyek pembelian pesawat Merpati. Dikatakan Nazar, pada tiga kasus itu melibatkan Bandahara Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Sementara pada kasus pembangunan gedung Ditjen Pajak, Nazaruddin mengungkap bahwa "pemainnya" adalah Bendahara Umum PDIP yang juga menjabat sebagai pimpinan Banggar DPR, Olly Dondokambey.
Hingga berita ini dibuat, Tribunnews.com, masih berusaha mengkonfirmasi para pihak terkait yang diungkapkan Nazaruddin.

Sabtu, 06 Juli 2013

Bedanya Jokowi dengan Pejabat Pemukul Pramugari di Pesawat

leh Raden Trimutia Hatta
Posted: 07/06/2013 16:49
Bedanya Jokowi dengan Pejabat Pemukul Pramugari di Pesawat
Liputan6.com, Jakarta : Bila Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Bangka Belitung Zakaria Umar memukul Pramugari Sriwijaya Air Nur Febriani, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo malah bersikap sebaliknya. Seperti apa gaya pria yang karib disapa Jokowi itu saat di pesawat?

Menurut kesaksian Deasy Amrin --seorang blogger yang pernah satu pesawat dengan Jokowi, pria asal Solo itu tidak menunjukkan diri sebagai pejabat saat di pesawat. Deasy mengaku, saat itu ia dan suami sedang bertolak kembali ke Jakarta dari Solo, melalui Bandara Adi Soemarmo pada Minggu 26 Mei lalu.

Saat tengah menunggu giliran masuk pesawat di tengah antrean panjang, tiba-tiba ia dikejutkan oleh suara sedikit gaduh di belakang. Bukan hanya dirinya, hampir semua penumpang menoleh ke arah sumber gaduh itu.

Ternyata, ia melihat sosok Jokowi yang mengenakan celana jeans, kemeja putih bertangan panjang yang digulung. Tanpa diampingi ajudan, Jokowi menyandang sendiri ransel hitamnya di pundak dan ikut antre masuk ke pesawat dengan penumpang lainnya.

"Dia terlihat sedikit lelah, namun secara umum terkesan santai, tenang dan ramah. Pria itu menebar senyuman khasnya. Dia orang nomor satu di DKI, Joko Widodo yang tenar dengan sapaan akrab Jokowi," tulis Deasy di blognya, adesmurf.wordpress.com, yang dikutip Liputan6.com, Jumat (7/6/2013).

Kelas Ekonomi

Keheranan Deasy tak sampai di situ. Ia mengaku menyaksikan sesuatu yang langka di negeri ini, seorang pejabat publik terkemuka ikut di dalam antrean masuk ke pesawat, untuk kemudian duduk di bangku belakang: kelas ekonomi!

"Baru kali ini saya duduk lebih depan daripada seorang pejabat. Bukan tanpa alasan. Sudah terlalu sering saya menyaksikan bagaimana pongahnya perangai para penguasa ketika menggunakan fasilitas publik. Jangankan mereka, para asisten dan lingkaran terdekatnya juga kerap bertingkah berlebihan, selalu minta dilayani, diistimewakan dan dimaklumi setiap kali mereka hadir. Tidak banyak yang lebih memuakkan dari hal tersebut," papar Deasy yang berprofesi sebagai Psikolog itu.

Jokowi, sambung Deasy, saat itu datang seorang diri tanpa kawalan. Sikap tubuhnya begitu alami, tenang dan apa adanya. Ia membaur dengan orang lain tanpa rasa canggung atau kedekatan buatan ala pejabat pada umumnya.

"Sikap yang saya yakini hanya bisa muncul lewat adanya keinginan tulus untuk menghargai orang lain, dari hatinya," lanjut Deasy.

Turun dari pesawat, sambungnya, Jokowi pun mengikuti jalur umum. "Ikut antre, turun tangga, dan menaiki bus bandara yang mengantarkan ke terminal kedatangan; seorang diri," ungkapnya.

"Kepala saya langsung berhitung mengalkulasi taksiran biaya yang bisa dihemat antara perjalanan beliau dibandingkan dengan para pejabat yang memerlukan antek-antek dan tetek bengek yang lebih ke arah tiada manfaat itu," tambah Deasy.

Apa yang diungkapkan Deasy, bertolak belakang dengan yang dilakukan Kepala BKPMD Bangka Belitung Zakaria Umar. Ia tega memukul pramugari Sriwijaya Air Nur Febriani. Zakaria tak terima karena ditegur lantaran menggunakan ponsel dalam pesawat.

Akibat dipukul Zakaria dengan koran, Febri pun mengalami luka lebam di belakang telinganya. Saat ini, Zakaria yang menjadi tersangka penganiayaan sejak kemarin itu masih ditahan di Mapolsek Pangkalan Baru, Bangka Belitung.

Polisi sudah memeriksa saksi korban dan saksi lainnya untuk menelusuri kronologi kasus ini. Zakaria dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. (Mut)